Sabtu, 21 April 2018 | 22.02 WIB
Metro24Jam>Life>Tak Berkategori>Waspada! Kosmetik Ternyata Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Waspada! Kosmetik Ternyata Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Sabtu, 24 Desember 2016 - 16:55 WIB

IMG-45

Deodoran dan banyak produk kosmetik lainnya mengandung BPS yang bisa berbahaya bagi ibu hamil. GettyImages/DailyMail

MASSACHUSSETS, metro24jam.com – Satu temuan baru para ahli baru-baru ini memperingatkan wanita hamil agar menghindari penggunaan produk kecantikan.

Studi itu menemukan, bahwa senyawa pada deodoran, lipstik dan parfum bisa mempengaruhi ibu hamil.

Hanya dengan sedikit paparan terhadap senyawa kimia Bisphenol S (BPS), ditemukan bisa mengganggu kemampuan seorang ibu untuk memenuhi kebutuhan anaknya.

Menurut para penelti, temuan itu cukup signifikan dari perspektif evolusi, karena perilaku ibu hamil akan mempengaruhi kelangsungan hidup anak.

Dalam sebuah studi pada tikus, para ilmuwan dari University of Massachusetts di Amherst menemukan bahwa, hanya dengan paparan rendah terhadap BPS menyebabkan 10 persen bayi tikus mati sebagai akibat dari pengasuhan yang buruk.

“BPS mempengaruhi perilaku ibu serta berkorelasi secara relevan dengan saraf maternal,” jelas penulis studi, Laura Vandenberg dan Mary Catanese.

Seiring dengan terganggunya perawatan ibu, mereka juga menemukan ‘peningkatan kematian bayi yang sangat mengejutkan’ pada kelompok lainnya.

Bisphenol S (BPS) dirancang sebagai pengganti Bisphenol A (BPA) akibat terjadinya kekhawatiran tentang efek senyawa plastik itu pada kesehatan manusia.

Namun hanya beberapa studi yang melakukan penelitian terhadap dampak akibat paparan terhadap BPS–meski popularitasnya meningkat pesat dalam satu dekade terakhir.

Tapi para ilmuwan percaya bahwa senyawa itu juga adalah pengganggu endokrin.

Untuk mengkonfirmasi dampaknya selama kehamilan, para peneliti memaparkan senyawa itu pada tikus dalam riset mereka.

Tikus dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan: tanpa BPS, satu dosis rendah dan dua dosis rendah.

Kemampuan tikus membangun sarang, merawat anak-anak dan perilaku ibu lainnya dipantau dalam tiga titik waktu yang berbeda.

Pada penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Endocrinology itu dijelaskan, dua dari betina kemudian dikawinkan dengan tikus jantan yang tidak terpapar senyawa serta diuji dengan cara yang sama.

Dan untuk meneliti efeknya lebih jauh, daerah otak diyakini penting dalam perilaku induk kemudian dipindai.

Ilmuwan kemudian menemukan bahwa di antara induk tikus yang terkena dosis rendah dalam rahim, 10 persen dari anak-anaknya akan mati akibat kurangnya perawatan.

“Dari pengamatan kami, meski efek serupa tidak terlihat pada dosis yang lebih tinggi, tapi lebih dari 10 persen betina yang terkena 2 mikrogram BPS/kg/hari, akan menyebabkan kematian pada satu atau lebih dari anak-anak mereka.” tulis peneliti dalam laporan mereka.

“Walau tidak signifikan secara statistik, kelalaian dan kurangnya perawatan induk menjadi hal yang sangat mencolok.”

Para peneliti juga menemukan bahwa tikus yang terkena dosis lebih tinggi selama kehamilan dan menyusui akan menghabiskan lebih banyak waktu dalam sarang.

Ini sangat bertentangan perilaku khas hewan tersebut–karena biasanya, ketika anak-anak tumbuh, induk akan semakin sering meninggalkan sarang.(asp/dm)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Ayah Pencinta Gadget Sejati, Namai Putrinya Sesuai Merk Smartphone China
- Sabtu, 21 April 2018 - 17:13 WIB

Ayah Pencinta Gadget Sejati, Namai Putrinya Sesuai Merk Smartphone China

Banyak sekali orang yang mengabadikan nama-nama orang atau benda yang disukai menjadi nama anak. Seperti yang dilakukan seorang ayah asal ...
Kepingan ‘Tanah Dewata’ di Pulau Sumatera
- Rabu, 11 April 2018 - 11:42 WIB

Kepingan ‘Tanah Dewata’ di Pulau Sumatera

Aroma dupa langsung tercium saat baru tiba di Kampung Bali. Ya, kampung yang terletak di Dusun VI, Kampung Bali Cipta ...
Habiskan Waktu Saat Libur Paskah, Sebagian Warga Inggris Terkapar di Jalan
- Minggu, 1 April 2018 - 10:21 WIB

Habiskan Waktu Saat Libur Paskah, Sebagian Warga Inggris Terkapar di Jalan

Penggila pesta di Newcastle dan Birmingham membanjiri kota di malam kedua jelang Jumat Agung, Jumat (30/3/2018) waktu setempat. Tak peduli ...
Ada-Ada Saja! Sekali Antar Rp2 Juta, Istri Gugat Cerai Suami
- Kamis, 22 Februari 2018 - 10:14 WIB

Ada-Ada Saja! Sekali Antar Rp2 Juta, Istri Gugat Cerai Suami

Seorang wanita akhirnya mengajukan cerai karena suaminya selalu meminta agar dia membayarnya hampir Rp2 juta setiap kali sang suami mengantarnya ...
Di Thailand, Ada Kedai Kopi yang Pelayannya Hanya Pakai CD, Netizen Perempuan Mengamuk
- Minggu, 4 Februari 2018 - 19:07 WIB

Di Thailand, Ada Kedai Kopi yang Pelayannya Hanya Pakai CD, Netizen Perempuan Mengamuk

Foto seorang pelayan nyaris tanpa pakaian di sebuah kedai kopi di Distrik Sattahip, Chon Buri, yang diposting ke Facebook, memicu ...
Warga Mengira Benda Ini Metetor, Setelah Diteliti Ternyata…
- Sabtu, 3 Februari 2018 - 23:49 WIB

Warga Mengira Benda Ini Metetor, Setelah Diteliti Ternyata…

Sebuah bongkahan menyerupai campuran batu dan besi jatuh dari langit. Warga yang menyaksikan itu menduga ini adalah benda langit yang ...